Welcome To Blog Any Entry News


Followers

Popular Posts

Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Sejarah 3 (telekomunikasi)

Written By andrevai on Sunday, August 21, 2011 | 6:14 PM

3 (Tri; dari bahasa Inggris untuk angka tiga: "Three") adalah nama merek yang digunakan untuk sembilan jaringan telekomunikasi seluler di Eropa, Asia, dan Australia. Hutchison Whampoa memiliki saham (baik saham mayoritas maupun minoritas) di ke semuanya. Seluruh jaringan bermerek Tri tersebut menyediakan teknologi 3G dan mementingkan layanan "multimedia bergerak" mereka. Jaringan ini hadir di Australia, Austria, Britania Raya, Denmark, Hong Kong, Indonesia, Irlandia, Italia, dan Swedia.




Indonesia

Jaringan Tri dioperasikan PT. Hutchison Charoen Pokphand Telecom (HCPT),[1] yang 60% sahamnya dimiliki Hutchison Whampoa dan sisanya oleh Charoen Pokphand. Meskipun lisensi 3G telah diperolehi pada tahun 2004 saat perusahaan tersebut masih bernama Cyber Access Communication, layanan 3G baru mulai diluncurkan pada 29 Maret 2007 dengan wilayah jangkauan Jakarta pada awalnya. Tri sendiri mengklaim telah mendapatkan 2.3 juta pelanggan sampai kuartal kedua tahun 2008.[rujukan?] Pada tanggal 8 September 2008, Tri mempromosikan SMS gratis ke semua operator, semua orang . Pada tahun 2009 Tri menjadi salah satu sponsor tur Asia Manchester United , dan akhirnya djadikan salah satu sponsor resmi Manchester United .


Sumber Wikipedia

6:14 PM | 0 comments | Read More

Sejarah XL Axiata

PT XL Axiata Tbk (dahulu PT Excelcomindo Pratama Tbk), atau disingkat XL, adalah sebuah perusahaan operator telekomunikasi seluler di Indonesia. XL mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 8 Oktober 1996, dan merupakan perusahaan swasta pertama yang menyediakan layanan telepon seluler di Indonesia.
XL memiliki dua lini produk GSM, yaitu XL Prabayar dan XL Pascabayar. Selain itu XL juga menyediakan layanan korporasi yang termasuk Internet Service Provider (ISP) dan VoIP.

Kepemilikan

Pemegang saham XL saat ini adalah:
  • Indocel Holding Sdn. Bhd. (86,5%), merupakan perusahaan yang dimiliki 100% oleh TM International (L) Limited. TM International Berhad merupakan anak perusahaan Axiata Group Berhad yang khusus menangani investasi international.
  • Etisalat International Indonesia Ltd (13,3%). Etisalat International Indonesia dimiliki 100% oleh Emirates Telecommunications Corporation (Etisalat). Etisalat adalah perusahaan incumbent jasa telekomunikasi di Uni Emirat Arab yang beroperasi dan mempunyai investasi meliputi 15 negara di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia, termasuk diantaranya Afganistan, Central African Republic, Cote D’Ivoire, Mesir, Gabon, Niger, Nigeria, Pakistan, Saudi Arabia, Sudan, Tanzania, dan Togo.
  • Publik (0,2%)
  

XL Prabayar

XL Prabayar merupakan peleburan dari 3 produk prabayar XL sebelumnya, yaitu Bebas, Jempol, dan Jimat. Peleburan menjadi satu lini produk ini merupakan upaya XL untuk memangkas biaya pemasaran Jempol yang memiliki perkembangan kurang siginifikan jika dibandingkan dengan Bebas. Peleburan ini diawali pada 1 Agustus 2007 dengan menyatukan voucher isi ulang untuk kedua produk dan diresmikan pada 1 Januari 2008 dengan peluncuran merek XL Prabayar. Pelanggan XL Prabayar mendapat nomor dengan awalan 0817, 0818, 0819, 0859, 0878, dan 0877.
Bebas diluncurkan pertama kali pada tanggal 1 Juni 2004. Produk ini merupakan kelanjutan produk XL sebelumnya,
ProXL, diluncurkan pertama kali pada tanggal 31 Desember 1997 setelah berakhir pada tanggal 1 Juni 2004 ProXL menggubah nama menjadi XL. dengan tambahan fitur dan layanan. Bebas difokuskan dalam memberikan kemurahan tarif percakapan suara. Dalam perkembangannya, Bebas selalu memberikan tarif promosi percakapan suara yang bervariasi, mulai dari Rp25/detik, Rp10/detik, Rp1/detik, Rp0,1/detik, Rp600 sepuasnya, sampai yang terakhir, gratis menelepon pada waktu-waktu tertentu.
Jempol diluncurkan pertama kali pada tanggal 1 Juni 2004. Jempol awalnya merupakan produk prabayar versi murah dari XL dengan menerapkan tarif hemat Rp99/SMS untuk SMS ke sesama XL dan Rp399/menit untuk percakapan suara ke nomor telepon rumah. Jempol juga sempat memberikan kemurahan tarif percakapan suara ke beberapa negara (yang kemudian dikembangkan menjadi produk tersendiri, Jimat). Dalam perkembangannya, Jempol semakin difokuskan untuk memberikan tarif yang murah dalam layanan pesan singkat (SMS), terakhir dengan tarif Rp45/sms ke semua operator. Perkembangan Jempol sangat kurang jika dibandingkan dengan Bebas, hanya menyumpang sekitar 25% dari total pendapatan produk prabayar XL.
Jimat diluncurkan pertama kali pada pertengahan tahun 2006. Jimat adalah produk prabayar pertama di Indonesia yang menyediakan layanan telekomunikasi internasional dengan tarif yang sangat hemat dan murah. Perkembangan Jimat juga bernasib sama dengan Jempol.

XL Pascabayar

XL Pascabayar sebelumnya dikenal dengan nama Xplor. Perubahan ini seiring dengan restrukturisasi lini produk XL dimana hanya ada 1 lini produk masing-masing untuk prabayar dan pascabayar.


Sumber wikipedia

6:09 PM | 0 comments | Read More

Sejarah

Sejarah, babad, hikayat, riwayat, atau tambo dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau atau asal-usul (keturunan) silsilah, terutama bagi raja-raja yang memerintah.[1] Adapun ilmu sejarah adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari peristiwa penting masa lalu manusia.[2] Pengetahuan sejarah meliputi pengetahuan akan kejadian-kejadian yang sudah lampau serta pengetahuan akan cara berpikir secara historis. Orang yang mengkhususkan diri mempelajari sejarah atau ahli sejarah disebut sejarawan.
Dahulu, pembelajaran mengenai sejarah dikategorikan sebagai bagian dari ilmu budaya (humaniora). Akan tetapi, kini sejarah lebih sering dikategorikan ke dalam ilmu sosial, terutama bila menyangkut perunutan sejarah secara kronologis. Ilmu sejarah mempelajari berbagai kejadian yang berhubungan dengan kemanusiaan di masa lalu. Ilmu sejarah dapat dibagi menjadi kronologi, historiografi, genealogi, paleografi, dan kliometrik.



Etimologi

Kata sejarah secara harafiah berasal dari kata Arab (شجرة: šajaratun) yang artinya pohon. Dalam bahasa Arab sendiri, sejarah disebut tarikh (تاريخ ). Adapun kata tarikh dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih adalah waktu atau penanggalan. Kata Sejarah lebih dekat pada bahasa Yunani yaitu historia yang berarti ilmu atau orang pandai. Kemudian dalam bahasa Inggris menjadi history, yang berarti masa lalu manusia. Kata lain yang mendekati acuan tersebut adalah Geschichte yang berarti sudah terjadi.
Dalam istilah bahasa-bahasa Eropa, asal-muasal istilah sejarah yang dipakai dalam literatur bahasa Indonesia itu terdapat beberapa variasi, meskipun begitu, banyak yang mengakui bahwa istilah sejarah berasal-muasal,dalam bahasa Yunani historia. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan history, bahasa Prancis historie, bahasa Italia storia, bahasa Jerman geschichte, yang berarti yang terjadi, dan bahasa Belanda dikenal gescheiedenis.
Menilik pada makna secara kebahasaan dari berbagai bahasa di atas dapat ditegaskan bahwa pengertian sejarah menyangkut dengan waktu dan peristiwa. Oleh karena itu masalah waktu penting dalam memahami satu peristiwa, maka para sejarawan cenderung mengatasi masalah ini dengan membuat periodesasi

Klasifikasi

Karena lingkup sejarah sangat besar, perlu klasifikasi yang baik untuk memudahkan penelitian. Bila beberapa penulis seperti H.G. Wells, Will Durant, dan Ariel Durant menulis sejarah dalam lingkup umum, kebanyakan sejarawan memiliki keahlian dan spesialisasi masing-masing.
Ada banyak cara untuk memilah informasi dalam sejarah, antara lain:
  • Berdasarkan kurun waktu (kronologis).
  • Berdasarkan wilayah (geografis).
  • Berdasarkan negara (nasional).
  • Berdasarkan kelompok suku bangsa (etnis).
  • Berdasarkan topik atau pokok bahasan (topikal).
Dalam pemilahan tersebut, harus diperhatikan bagaimana cara penulisannya seperti melihat batasan-batasan temporal dan spasial tema itu sendiri. Jika hal tersebut tidak dijelaskan, maka sejarawan mungkin akan terjebak ke dalam falsafah ilmu lain, misalnya sosiologi. Inilah sebabnya Immanuel Kant yang disebut-sebut sebagai Bapak Sosiologi mengejek sejarah sebagai "penata batu-bata" dari fakta-fakta sosiologis.
Banyak orang yang mengkritik ilmu sejarah. Para pengkritik tersebut melihat sejarah sebagai sesuatu yang tidak ilmiah karena tidak memenuhi faktor-faktor keilmuan, terutama faktor "dapat dilihat atau dicoba kembali", artinya sejarah hanya dipandang sebagai pengetahuan belaka, bukan sebagai ilmu. Sebenarnya, pendapat ini kurang bisa diterima akal sehat karena sejarah mustahil dapat diulang walau bagaimana pun caranya karena sejarah hanya terjadi sekali untuk selama-lamanya. Walau mendapat tantangan sedemikian itu, ilmu sejarah terus berkembang dan menunjukkan keeksisannya dalam tataran ilmu.


Catatan sejarah

Sebuah sketsa dari Perpustakaan Alexandria pada masa lalu
Ahli sejarah mendapatkan informasi mengenai masa lampau dari berbagai sumber, seperti catatan yang ditulis atau dicetak, mata uang atau benda bersejarah lainnya, bangunan dan monumen, serta dari wawancara (yang sering disebut sebagai "sejarah penceritaan", atau oral history dalam bahasa Inggris). Untuk sejarah modern, sumber-sumber utama informasi sejarah adalah: foto, gambar bergerak (misalnya: film layar lebar), audio, dan rekaman video. Tidak semua sumber-sumber ini dapat digunakan untuk penelitian sejarah, karena tergantung pada periodeyang hendak diteliti atau dipelajari. Penelitian sejarah juga bergantung pada historiografi, atau cara pandang sejarah, yang berbeda satu dengan yang lainnya.
Ada banyak alasan mengapa orang menyimpan dan menjaga catatan sejarah, termasuk: alasan administratif (misalnya: keperluan sensus, catatan pajak, dan catatan perdagangan), alasan politis (guna memberi pujian atau kritik pada pemimpin negara, politikus, atau orang-orang penting), alasan keagamaan, kesenian, pencapaian olah raga (misalnya: rekor Olimpiade), catatan keturunan (genealogi), catatan pribadi (misalnya surat-menyurat), dan hiburan.
Namun dalam penulisan sejarah, sumber-sumber tersebut perlu dipilah-pilah. Metode ini disebut dengan kritik sumber. Kritik sumber dibagi menjadi dua macam, yaitu ekstern dan intern. Kritik ekstern adalah kritik yang pertama kali harus dilakukan oleh sejarawan saat dia menulis karyanya, terutama jika sumber sejarah tersebut berupa benda. Yakni dengan melihat validisasi bentuk fisik karya tersebut, mulai dari bentuk, warna dan apa saja yang dapat dilihat secara fisik. Sedang kritik intern adalah kritik yang dilihat dari isi sumber tersebut, apakah dapat dipertanggungjawabkan atau tidak.
Wawancara juga dipakai sebagai sumber sejarah. Namun perlu pula sejarawan bertindak kritis baik dalam pemilahan narasumber sampai dengan translasi ke bentuk digital atau tulisan

Sumber wikipedia
5:58 PM | 0 comments | Read More

Macam-Macam Sejarah

Apabila kata sejarah diucapkan oleh seseorang, maka kata itu tidak memiliki makna yang tunggal. Perlu diperhatikan, apa makna dan macam sejarah yang terkandung dalam kata sejarah tersebut. Dan jangan salah tangkap dengan kata sejarah tersebut. Alih-alih mendapat pencerahan, justru pikiran ditipu oleh sejarah tersebut. Nah oleh karena itu, tanpa berpanjang lebar lagi, berikut macam-macam sejarah tersebut :
  1. sejarah menurut isinya. ā palsu, rekayasa, dan asli.
  2. sejarah menurut aktor penuturnya. ā penguasa dan pecundang dan kalah
  3. sejarah menurut tujuannya   ā ilmiah, warisan, idiologis
  4. sejarah menurut penyajiannya ā narasi dan analitis
  5. sejarah menurut waktunya ā masa lalu, masa kini, masa depan
  6. sejarah menurut wilayahnya ā lokal, nasional, regional, global
  7. sejarah menurut jenis isinya ā pendidikan, masyarakat, politik, kawasan dll.
 
  1. Sejarah Menurut Isinya
   Terbagi tiga sejarah menurut isinya ini, yakni sejarah palsu, sejarah rekayasa dan sejarah asli. Pembagian sejarah ini menempati posisi yang pertama karena dari pembagian inilah, sebuah sejarah pertama kali seharusnya ditinjau. Apabila sebuah sejarah diketahui ada di posisi yang mana diantara tiga dalam pembagian ini, maka sebuah sejarah akan diketahui posisinya oleh seorang manusia. Sehingga manusia akan berada di atas sejarah dan bukan berada di bawah bayang-bayang sejarah yang mungkin menipu, mengelabui atau memperdayanya.
   Sejarah palsu adalah sejarah yang diadakan seluruhnya. Artinya sejarah ini sebenarnya tidak pernah ada sama sekali namun karena banyak sebab kemudian sejrah ini menjadi ada. Misalkan sejarah yang memberikan keterangan tentang seorang tokoh nasional yang ternyata adalah keturunan dari seorang raja besar tertentu. Sejarah itu baru ada setelah tokoh tersebut menempati posisi tertentu. Dan ternyata sejarah itu hanya palsu, semata-mata ada karena tokoh tersebut membutuhkan legitimasi budaya dalam ketokohannya tersebut.
   Kedua adalah sejarah rekayasa. Inilah sejarah diatara sejarah asli dan palsu. Sejarah ini ada, tapi penuh rekayasa. Banyak ditambahi dan dikurangi dari segala sisi dan sudutnya. Penambahan dan pengurangannya tidak sekedar bumbu saja, tapi sudah menyangkut substansi dari sejarah tersebut. Contoh sejarah ini bisa dilihat dari sejarah holocaust yang dilakukan oleh Nazi di Eropa. Sejarah tersebut penuh rekayasa. Bahkan para ahli pun dilarang untuk mengotak-atik sejarah tersebut sehingga bisa mengungkap rekayasa itu. Dalam sejarah nasioanal Indonesia, sejarah tentang G30 September bisa mewakilinya.
   Terakhir, inilah sejarah yang seharusnya dipergunakan oleh seseorang untuk melihat dunianya. Yakni sejarah asli. Sejarah asli adalah sejarah yang benar-benar asli seperti itu. Tidak ada penipuan didalamnya, tidak rekayasa apalagi unsur kesengajaan untuk menjebak pada suatu kesimpulan yang salah. Sejarah yang asli ini banyak ditemui misalnya dalam sejarah pendirian sebuah perusahaan. Sejarah itu ditulis semata untuk mengabarkan tentang bagaimana perjalanan perusahaan tersebut dari waktu ke waktu. Bisa dikatakan, hasil audit terhadap sebuah perusahaan oleh sebuah audit yang sangat terpercaya adalah contoh sejarah asli yang paling baik. Kalau tidak contoh itu adalah sejarah berbentuk otobiografi, diari, atau lain sejenisnya.
 
  1. Sejarah Menurut Aktor Penuturnya
   Bila sering terdengar sebuah kalimat “sejarah di tangan penguasa” itu tidak sepenuhnya benar. Karena ternyata ada juga sejarah di tangan-tangan yang lainnya. Tapi kalimat tersebut sangat tepat apabila dimaknai bahwa sejarah yang paling menyebar secara merata dan masif adalah sejarah yang dituturkan oleh penguasa. Tapi bukan berarti bahwa sejarah pecundang dan sejarah yang kalah pun habis dan ditelan zaman. Ketiga sejarah itu masih ada dan terus ada dalam sebuah dinamika.
   Yang pertama, sejarah penguasa ialah sejarah yang ditulis dan kemudian dituturkan oleh penguasa di sebuah masyarakat atau negeri. Sejarah ini ditulis karena yang menuturkannya menjadi penguasa dan membutuhkan sesuatu untuk mendukung dan membenarkan kekuasaannya. Dalam hal ini maka penguasa membuatlah dan menuturkan sejarah tersebut. Untuk hal ini, penguasa membuat sebuah usaha yang sangat besar. Beratus ahli sejarah digiring untuk menulis sesuai dengan keinginan mereka. Pertanyaan dan rumusan penelitian mereka harus diseleksi. Yang tidak sesuai dengan keinginan penguasa dilarang atau bahkan mungkin di tindas. Sedangkan yang sesuai keinginan penguasa didukung dan disebarkan dengan gencar.
   Yang kedua setelah sejarah penguasa adalah sejarah pecundang. Pecundang itu berbeda dengan yang kalah. Kalau yang kalah itu adalah yang vis a vis dengan penguasa. Maka pecundang itu adalah yang mengikuti penguasa namun dalam posisi yang tertindas. Biasanya pecundang tertindas karena prinsip yang mereka pegang berbeda dengan pilihan yang mereka putuskan untuk berada di bawah ketiak penguasa. Sejarah pecundang ini biasanya penuh dengan rangkaian apologi.
   Terakhir adalah sejarah yang kalah. Inilah sejarah yang akan sangat berbeda dengan sejarahnya penguasa. Sejarah ini adalah versi lain dari sejarahnya penguasa. Ia ada bukan untuk membela diri seperti halnya sejarah pecundang. Tapi sejarah yang kalah ada dan dituturkan untuk melanjutkan eksistensi mereka. Sejarah itulah yang pada dasarnya membuat yang kalah itu tidak pernah kalah dengan telak. Selama sejarah yang  kalah itu ada, yang kalah masih punya kesempatan untuk kembali bangkit dan mencoba masuk dalam medan pertempuran suatu waktu tertentu.
   Banyak contoh yang bisa diungkap dari ketiga macam sejarah menurut penuturnya tersebut. Misalkan sejarah antara Indonesia dan Belanda. Karena Indonesia menang, maka Soekarno dan Hatta menjadi pahlawan. Tapi bisa jadi apabila Indonesia kalah dan Belanda menang. Soekarno dan Hatta adalah dua orang pemberontah yang dicap merah oleh Belanda sebagai pembangkang yang dungu kelas kakap. Begitulah sejarah terbentuk dari siapa yang menuturkannya. Dari isinya bisa jadi tidak berubah, tapi dari sudut pandang yang berubah sehingga nilai dan fungsinya pun berubah.  
  1. Sejarah Menurut Tujuannya
   Tidak setiap sejarah itu adalah ilmiah. Artinya tidak setiap sejarah itu bisa dibenarnkan secara ilmiah sebagai sebuah sejarah yang disusun berdasarkan metodologis dan validitas tertentu. Sejarah ilmiah yang disusun untuk mendekati kenyataan objektif tidak selalu mendominasi kancah sejarah yang ada. Sejarah ilmiah tersebut hanyal satu dari tiga jenis sejarah lainnya menurut tujuannya.
   Apabila sejarah ilmiah itu bertujuan untuk pengembangan ilmu sejarah sebagai sebuah ilmu yang mengungkapkan masa lalu. Maka ada dua sejarah lainnya yang mempunyai tujuan penulisan yang berbeda. Sejarah warisan, ditulis dengan tujuan untuk memberikan pencitraan terhadap realitas yang ada sekarang. Sejarah warisan adalah sejarah yang adanya adalah nyata. Tapi bila ditelusuri lebih jauh, antara sejrah dan realitas kekinian tersebut tidak ada korelasinya. Sejarah warisan tersebut hanya ditulis, diangkat untuk menunjukan eksistensi dan semangat yang sama diantara sejarah warisan tersebut dengan realitas kekinian. Contoh dari sejarah warisan tersebut misalnya sejarah pangeran Diponegoro sebagai seorang pahlawan nasional. Dari sejarah Diponegoro tersebut, tidak ada hubungan yang konkrit antara sejarah nasional Indonesia sebagai sebuah negara dengan perjuangan Diponegoro. Artinya Diponegoro bisa jadi bukan bagian dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun karena Diponegoro berada dalam satu wilayah yang sama dan melawan pihak yang sama yakni Belanda. Sejarah Diponegoro menjadi sejarah warisan yang relevan.
   Yang terakhir adalah sejarah idiologi. Inilah sejarah yang semata ada untuk kepentingan idiologi tertentu. Sejarah ini tidak mempedulikan validitas atau metodologinya. Tidak mempedulikan pula kesamaan semangat atau wilayahnya. Tidak peduli juga tentang benar atau tidaknya sejarah ini. Yang paling penting dari sejarah ini adalah mendukung terhadap perkembangan sebuah idiologi. Misalnya Majapahit. Untuk mendukung idiologi nasionalisme sejarah Majapahit itu diadakan dan digali kembali sebagai sebuah sejarah yang penting. Sifat Majapahit yang menjajah kerajaan lain tidak menjadi soal karena yang paling penting adalah munculnya rasa nasionalisme dari orang yang mendengar tentang kejayaan Majapahit yang menguasai Nusantara. Sejarah idiologi inilah yang biasanya memiliki semangat dan sentiment yang emosional bagi penganutnya.  
  1. Sejarah Menurut Penyajiannya
Terdapa sejarah narasi yang disajikan bagaimana sebuah peristiwa terjadi secara lengkap. Dijelaskan kronologinya, siapa saja yang terlibat, apa yang terjadi dan kapan serta dimana. Sejarah narasi menggambarkan secara utuh sebuah peristiwa sehingga tidak ada lagi sebuah pertanyaan yang bisa diajukan untuk mendeskripsikan sebuah peristiwa yang terekam dalam sejarah tersebut.
Selain itu terdapa pula sejarah analitis yang merupakan kelanjutan dari sejarah narasi. Apabila sejarah narasi dan analitis ini digabungkan, maka lahirlah sebuah sejarah yang utuh yang komprehensif. Karena sejarah analitis akan melanjutkan pertanyaan dalam penelusuran sejarah sehingga sejarah tersebut disajikan dengan lebih baik sebagai sesuatu yang penuh muatan dan dinamika. Sejarah analitis bertanya tentang mengapa sesuatu sejarah bisa terjadi sehingga akan ditelusuri sebab-sebabnya dan hubungan kausalitas yang terjadi didalamnya.
Penjelasan sejarah analitis bisa mempergunakan pendekatan dari disiplin ilmu yang beragam. Bisa mempergunakan teori-eori sosiologi sebagai penjelasannya, politik, atau antropologi. Penyajian sejarah secara analitis menghendaki kemampuan penguasaan keilmuan yang interdisipliner.

  1. Sejarah Menurut Waktunya
   Jangan katakan bahwa hanya sejarah masa lalu saja yang ada. Tidak, sejarah itu lengkap adanya. Ada sejarah masa lalu, sejarah masa kini, dan sejarah masa depan. Sejarah dalam ketiga dimensi tersebut mempunyai kandungan dan tujuan yang berbeda. Dalam ketiga dimensi tersebut, sejarah menempati posisinya yang sangat penting bagi pengembangan sebuah masyarakat, negara atau apapun itu. Dalam ketiga dimensi waktu tersebut, sejarah memberikan hasrat bergerak yang beragam.
   Dalam sejarah masa lalu, hasrat bergerak yang diberikan itu dicari. Sejarah masa lalu adalah sejarah yang dilupakan. Sejarah masa lalu adalah fenomena gunung es. Hanya sebagian diketahui dari sejarah masa kini, sebagian besarnya masih tersembunyi. Sejarah masa lalu ini apabila terus berkembang akan menjadi sebuah mitos dari lisan ke lisan, dari dongeng ke dongeng. Sejarah masa lalu inilah yang selalu ditelusuri karena belum pernah terangkat dan diketahui. Tapi bisa jadi, sejarah masa lalu adalah sejarah yang telah tergantikan oleh sejarah lainnya sehingga sejarah tersebut sengaja disimpan untuk dilupakan.
   Berbeda dengan sejarah masa lalu, sejarah masa kini memiliki eksistensi yang sangat kuat. Sejarah masa kini adalah sejarah yang diketahui secara umum pada saat ini. Sejarah masa kini adalah tentang peristiwa yang telah berlalu dan dihadirkan kembali saat ini dalam bentuk tulisan dan menyebar secara luas. Sejarah masa kini adalah perdebatan antara berbagai sejarah yang ada kalau bukan eksistensi sebuah sejarah yang menang. Sejarah masa kini adalah sejarah yang memberikan hasrat bergerak untuk mempertahankan saat ini dan meneruskannya pada masa yang akan datang.
   Yang terakhir adalah sejarah masa depan. Inilah peristiwa yang terjadi pada hari ini. Sejarah masa depan, belum menjadi sejarah dalam eksistensinya tapi sudah menjadi sejarah dalam substansinya. Artinya, pada dasarnya sejarah masa depan telah memenuhi persyarakat untuk menjadi sejarah. Tapi belum bisa disebut sejarah karena belum ada usaha untuk menyajikannya. Sejarah masa depan pada dasarnya adalah sebuah hasrat untuk bergerak bagi masa depan. Sejarah masa depan memberikan wajah baru bagi kondisi masa depan. Sejarah masa depan artinya sebuah usaha untuk merekontruksi masa depan.  
  1. Sejarah Menurut Wilayahnya
Sejarah itu bisa terjadi dalam lingkup lokal, nasional atau regional dan global. Tergantung seberapa penting dan besarnya pengaruh yang diberikan oleh peristiwa yang menjadi sejarah tersebut. Bisa jadi sesuatu yang terjadi sangat lokal tetapi menjadi sesuatu yang menjadi sangat global karena pengaruhnya yang begitu besar, misalnya revolusi Prancis pada abad ke 18.
Sejarah lokal adalah sejarah yang terjadi dan berimplikasi pada cakup lokal saja. Yakni sebesar kabupaten/kota atau provinsi dalam sebuah negara nasional. Lokal atau nasional ini memang sangat dipengaruhi oleh kondisi hari ini yang membagi wilayah dunia dalam sekup-sekup nation. Jadi, pembagian lokal ini sangat didasari oleh perspektif politik yang ada waktu itu. Misalnya ketika terjadi peperangan di Aceh pada abad ke 19 dengan Belanda. Dalam perspektif politik Indonesia itu adalah sejarah lokal Aceh. Namun dalam perspektif bangsa Aceh dengan kerajaan Islam Aceh Darussalam, itu adalah sejarah nasional kalau bukan sejarah kerajaannya.
Setelah sejarah lokal, sejarah nasional adalah satu tingkat di atasnya. Sejarah nasional itulah yang ditetapkan atau disepakati sebagai sebuah peristiwa yang telah mempengaruhi perkembangan kondisi secara nasional. Proklamasi RI tahun 45 misalnya, itu adalah peristiwa yang sangat lokal tapi telah mempengaruhi secara nasional. Peristiwa proklamasi tersebut menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi sebuah nation. Inilah yang pada dasarnya membuat sesuatu menjadi sejarah nasional.
Setelah itu terdapat sejarah regional yang biasanya dikelompokan berdasarkan rumpun bahasa atau sejarah politik pada masa sebelumnya. Sejarah regional ini keluar dari perspektif politik kebangsaan dan lebih mendekati pada perspektif kebudayaan dan kesejarahan wilayah. Sejarah melayu di asia tenggara dengan pendekatan kebudayaan keluar dari perspektif politik kebangsaan karena meliputi berbagai negara yang ada di dalam rumpun melayu tersebut.
Yang terakhir adalah sejarah global, inilah yang bisa disebut sebagai sejarah sebuah peradaban. Sejarah global ini pada dasarnya adalah sejarahnya sebuah peradaban tertentu yang mengendalikan dunia pada masanya. Sejarah revolusi Prancis atau zaman pencerahan di Eropa menjadi sejarah global semata hanya karena peradaban Baratlah yang kini sedang memegang dunia. Lepas dari itu, sebuah sejarah yang kini menjadi sejarah global bisa jadi hanyalah sebuah sejarah regional atau nasioanl. Meskipun memang terdapat sebuah peristiwa yang terjadi dan melibatkan hampir seluruh wilayah di dunia ini yang karena itu bisa disebut sebagai sejarah global.
  1. Sejarah Menurut Jenis-Jenisnya
Inilah pembagian yang terakhir macam-macam sejarah. Dari nomor satu hingga nomor tujuh ini, bisa saja sejarah dibagi dalam pengklafikasian yang lebih beragam. Tapi sesuai dengan maksud sebuah pengklafikasian itu sendiri, pemilihan pengklafikasian itu mempunyai tujuan-tujuan tertentu. Ada maksud tertentu dari sebuah pembagian yang dilakukan. Kriteria-kriteria yang ditentukan pada dasarnya itulah yang menjiwai dan menjadi tujuan tersirat sebuah pengklafikasian.
Terlepas dari itu, marilah mengakhiri pembagian macam-macam sejarah ini dengan nomor ketujuh ini. Yakni pembagian menurut jenis-jenisnya. Yakni yang meliputi sejarah berdasarkan bidang yang dikajinya. Meliputi diantaranya adalah sejarah masyarakat, sejarah intelektual, sejarah kebudayaan, sejarah peperangan dan sejarah lainnya yang sangat banyak variannya. Sejarah sejarah dibagi berdasarkan fokus isi dan analisa yang disajikannya.
Demikian pembagian macam-macam sejarah ini. Moga ada manfaatnya. 


Sumber google
5:52 PM | 0 comments | Read More

Sejarah Telkomsel

Telkomsel adalah salah satu perusahaan operator telekomunikasi seluler di Indonesia.
Telkomsel adalah operator telekomunikasi seluler GSM pertama di Indonesia dengan layanan pascabayar kartuHALO yang diluncurkan pada tanggal 26 Mei 1995. Saat itu, saham Telkomsel dimiliki oleh Telkom Indonesia sebesar 65% dan sisanya oleh Indosat. Pada tanggal 1 November 1997, Telkomsel menjadi operator seluler pertama di Asia yang menawarkan layanan GSM prabayar.
Telkomsel mengklaim sebagai operator telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia dengan 81,644 juta pelanggan per 31 Desember 2007 dan pangsa pasar sebesar 51% per 1 Januari 2007. Jaringan Telkomsel telah mencakup 288 jaringan roaming internasional di 155 negara pada akhir tahun 2007.
Telkomsel telah menjadi operator seluler ketujuh di dunia yang mempunyai lebih dari 100 juta pelanggan dalam satu negara per Mei 2011.[1]
Telkomsel memiliki tiga produk GSM, yaitu SimPATI (prabayar), Kartu AS (prabayar), dan kartuHALO (pascabayar). Selain itu, Telkomsel juga memiliki layanan internet nirkabel lewat jaringan telepon seluler, yaitu Telkomsel Flash.
Telkomsel bekerja pada jaringan 900/1.800 MHz.


HSPA+

Mulai September 2009, Telkomsel menambah layanan HSPA+ (High-Speed Packet Access) dengan kecepatan akses hingga 21 Mbps yang rencananya akan diterapkan di 24 kota di Indonesia hingga akhir tahun 2010. Sayangnya, realisasinya belum berjalan maksimal sehingga sebagian besar penggunanya hanya mendapatkan akses kurang dari 64 Kbps

GraPARI

GraPARI adalah akronim dari Graha Pari Sraya yang dijadikan nama pusat layanan pelanggan Telkomsel. Nama tersebut berasal dari bahasa Sanskerta yang diberikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai tanda penghargaan atas diresmikannya kantor pelayanan Telkomsel di Yogyakarta. Sejak saat itu, seluruh pusat layanan pelanggan Telkomsel ditetapkan dengan nama GraPARI Telkomsel.
Selain bertindak sebagai pusat layanan pelanggan yang memfokuskan diri untuk melayani para pelanggannya, GraPARI juga menyediakan penjualan produk sendiri seperti kartuHALO dan simPATI.
GraPARI tidak menjual perangkat telepon seluler kecuali apabila ada kebijaksanaan tertentu untuk menjual dalam bentuk paket produk Telkomsel yang tidak selalu dilakukan. Bila ada pelanggan yang ingin membeli perangkat telepon selular terpisah dari produk Telkomsel, maka GraPARI akan menyarankan untuk mendapatkannya di diler resmi, toko eksklusif, maupun ritel yang telah bekerja sama dengan Telkomsel.

Sumber Wikipedia


5:17 PM | 0 comments | Read More

Sejarah Indosat

PT Indosat Tbk., sebelumnya bernama PT Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Persero) adalah sebuah perusahaan penyedia layanan telekomunikasi yang lengkap dan terbesar kedua di Indonesia untuk jasa seluler (Matrix, Mentari dan IM3). Saat ini, komposisi kepemilikan saham Indosat adalah: Qatar Telecom (65%), Publik (20,1%), serta Pemerintah Republik Indonesia (14,9%). Indosat juga mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Saham New York.


Indosat didirikan pada tahun 1967 sebagai Perusahaan Modal Asing, dan memulai operasinya pada tahun 1969. Pada tahun 1980 Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Hingga sekarang, Indosat menyediakan layanan seluler, telekomunikasi internasional dan layanan satelit bagi penyelenggara layanan broadcasting.
PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo) didirikan pada tahun 1993 di bawah pengawasan PT Indosat. Satelindo beroperasi pada tahun 1994 sebagai operator GSM. Pendirian Satelindo sebagai anak perusahaan Indosat menjadikan ia sebagai operator GSM pertama di Indonesia yang mengeluarkan kartu prabayar Mentari dan pascabayar Matrix.
Pada tanggal 19 Oktober 1994 Indosat mulai memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek di Indonesia, dan Amerika Serikat New York Stock Exchange.
Indosat merupakan perusahaan pertama yang menerapkan obligasi dengan konsep syariah pada tahun 2002. Setelah itu, pengimplementasian obligasi syariah Indosat mendapat peringkat AA+. Nilai emisi pada tahun 2002 sebesar Rp 175.000.000.000,00. dalam tenor lima tahun. Pada tahun 2005 nilai emisi obligasi syariah Indosat IV sebesar Rp 285.000.000.000,00. Setelah tahun 2002 penerapan obligasi syariah tersebut diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya.
Memasuki abad ke-21, Pemerintah Indonesia melakukan deregulasi di sektor telekomunikasi dengan membuka kompetisi pasar bebas. Dengan demikian, TELKOM tidak lagi memonopoli telekomunikasi Indonesia. Pada tahun 2001 Indosat mendirikan PT Indosat Multi Media Mobile (IM3) dan menjadi pelopor GPRS dan multimedia di Indonesia, dan pada tahun yang sama Indosat memegang kendali penuh PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo).
Pada akhir tahun 2002 Pemerintah Indonesia menjual 41,94% saham Indosat ke Singapore Technologies Telemedia Pte. Ltd.. Dengan demikian, Indosat kembali menjadi PMA. Pada bulan November 2003 Indosat melakukan penggabungan usaha tiga anak perusahaannya (akuisisi) PT Satelindo, PT IM3, dan Bimagraha, sehingga menjadi salah satu operator selular utama di Indonesia
Pada tanggal 1 Maret 2007 STT menjual kepemilikan saham Indosat sebesar 25% di Asia Holdings Pte. Ltd. ke Qatar Telecom.
Pada 31 Desember 2008, saham Indosat dimiliki oleh Qatar telecom Q.S.C. (Qtel) secara tidak langsung melalui Indonesia Communication Limited (ICLM) dan Indonesia Communications Pte Ltd (ICLS) sebesar 40,81%, sementara Pemerintah Republik Indonesia dan Publik memiliki masing-masing 14,29% dan 44,90%.
Di tahun 2009 Qtel memiliki 65% saham Indosat melalui tender offer (memiliki tambahan 24,19% saham seri B dari publik).
Pada tanggal 25 mei 2011 di Ritz Carlton – Pacific Place, Jakarta, launching Indosat Mobile.
 

Layanan

Berdasarkan data tahun 2009, Indosat menguasai 22,7% pasar operator telepon seluler GSM (yakni melalui Matrix, Mentari dan IM3). Indosat juga memberikan layanan BlackBerry Pascabayar/Prabayar serta layanan Broadband 3.5G untuk akses internet mobile berkecepatan tinggi.

Jasa Selular dan Broadband 3.5G

  • IM3, Layanan selular pra-bayar yang terjangkau, dengan fleksibiltas isi ulang
  • Mentari, Layanan selular pra-bayar yang terjangkau untuk pengguna reguler
  • Matrix, Layanan selular pasca bayar
  • Matrix Auto, layanan selular pasca bayar yang dapat diisi ulang, kombinasi dari manfaat layanan pasca bayar dan pra-bayar
  • Indosat BlackBerry, Layanan selular pasca bayar/pra-bayar dan push-email global
  • Indosat 3.5G, Layanan akses internet mobile berkecepatan tinggi
  • i-Games, i-Ring, i-Go, i-Menu , Layanan nilai tambah untuk pengguna layanan selular dengan berbagai pilihan fitur

Jasa Telepon Tetap

  • StarOne (prabayar dan pascabayar), Layanan komunikasi tetap nirkabel dengan tarif pascabayar dan prabayar berbasis teknologi CDMA.
  • IDD 001, Layanan sambungan internasional langsung ke seluruh belahan dunia tanpa melalui operator (premium)
  • IDD 008, Layanan sambungan internasional langsung ke seluruh belahan dunia tanpa melalui operator (tarif hemat)
  • Indosat Flat Call 01016, Layanan hubungan internasional dengan tarif hemat ke semua negara berbasis Voice over Internet Protocol (VoIP)
  • Indosat Phone (iPhone), layanan telepon tetap domestik dan internasional berbasis kabel untuk komunikasi data, suara dan video dengan kualitas prima

Jasa MIDI (Multimedia, Komunikasi Data dan Internet)

Untuk kebutuhan korporasi yang lebih kompleks, Indosat menyediakan solusi total yang terintegrasi, sehingga seluruh kebutuhan perusahaan dalam berbagai kegiatan dapat terlayani. Layanan korporasi ini meliputi:
  • IPLC (International Private Leased Circuit) & DPLC (Domestic Private Leased Circuit), Layanan koneksi sirkit point to point
  • Frame Relay & ATM (Asynchronous Transfer Mode), fleksibilitas pengiriman data yang bersifat bursty
  • INP (Internet Network Provider), akses internet global
  • IDIA (Indosat Dedicated Internet Access), membuat jaringan pribadi melalui paket data
  • INIX (Indosat National Internet Exchange)
  • MPLS (Multi-Protocol Label Switching) Based Services, layanan terbaru berbasis jaringan Metro Ethernet dengan teknologi MPLS
  • Satellite Services, solusi layanan broadcast nasional danm internasional
  • DRC (Disaster Recovery Center), Layanan keamanan data

Kantor Pelayanan Indosat

Kantor Indosat Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 39 Medan
Indosat yang bergerak dalam bidang telekomunikasi dan informasi di Indonesia memberikan kemudahan bagi para pelanggannya untuk pertanyaan seputar telekomunikasi (seluler, SLI, dll), pengaduan, panduan berlangganan, pembelian kartu perdana prabayar GSM/ CDMA/ kartu prabayar internet/ voucher isi ulang, dan/ atau pembayaran tagihan, dll langsung di tempat. Indosat menyediakan kantor pelayanan Indosat yaitu Galeri Indosat yang sudah banyak tersedia di hampir seluruh wilayah Indonesia. Galeri Indosat tersebar di berbagai regional di seluruh Indonesia, seperti regional Jabodetabek & Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali Nusra, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan dan Sulampapua.


Sumber Wikipedia




 
4:46 PM | 0 comments | Read More